Kaledo Stereo : Menyeruput Sambil Ber-Stereo

Ada yang bilang jika semua penyakit berawal dari perut (makanan). Pernah dengar kata-kata tersebut? Nah lho, derita bagi pecinta makanan berlemak tinggi ini sih. Tapi hal tersebut akan mudah dilupakan saat menikmati makanan khas Sulawesi Tengah ini. Jika bertandang ke Kota Palu di Sulawesi Tengah, sempatkan untuk makan KALEDO. Kaledo bukan istilah asing bagi warga …

Continue reading Kaledo Stereo : Menyeruput Sambil Ber-Stereo

Bangka : Ini Cerita Pulaunya, Bukan Cerita Martabak (2)

Ini hari ke-2 kunjungan singkat saya ke Pulau Bangka, Pantai Tanjung Kalian dan mercusuar-nya menjadi tujuan selanjutnya, menimbang jarak antara Bukit Menumbing dan Pantai Tanjung Kalian tidak terlalu jauh. Pantai ini nyatanya tidak sesuai dengan harapan saya, tapi satu hal yang menarik bagi saya di pantai ini adalah adanya mercusuar yang dibangun saat pendudukan Belanda …

Continue reading Bangka : Ini Cerita Pulaunya, Bukan Cerita Martabak (2)

Bangka: Ini Cerita Pulaunya, Bukan Cerita Martabak (1)

Baru saja pesawat Sriwijaya Air yang membawa saya dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang lepas landas, saya sudah merasa pesawat akan bergerak turun lagi. Benar saja dugaan saya saat mendengar purser melakukan pengumuman dari speaker; “Flight attendant, prepare for landing position” Alamak, ternyata terbang selama 30 menit tuh rasanya begini ya, tanggung banget. Gravitasi …

Continue reading Bangka: Ini Cerita Pulaunya, Bukan Cerita Martabak (1)

Jember, What’s On?

Entah, panasnya kota ini terkadang membuat rindu, ya kotanya, pantainya, dan makanannya.Dulunya kabupaten ini tidaklah terlalu tenar di Jawa Timur, jika dibandingkan dengan Surabaya ataupun Malang. Namun, saat ini potensinya dan perkembangannya jauh sekali dibandingkan menengok ke beberapa tahun ke belakang. Sebenarnya, apa sih yang menarik di Jember? Jika kalian penasaran, silakan buka website http://www.jemberbanget.com, …

Continue reading Jember, What’s On?

[PA]sir [PU]tih [MA]likan

Jika ada Tanjung yang terlihat begitu eksotis dan indah, saya akan memasukkan Tanjung Papuma sebagai salah satunya. Papuma atau lengkapnya Pasir Putih Malikan adalah sebuah Tanjung yang terletak 37 km arah selatan Kota Jember. Perlu sekitar 1 jam perjalanan dari kota ke arah Ambulu, kemudian terus menyusuri jalan hingga ada billboard besar di sisi kanan …

Continue reading [PA]sir [PU]tih [MA]likan

Yang Terabaikan : Taman Nasional Meru Betiri

Ada 3 Taman Nasional yang terletak di Propinsi Jawa Timur, yaitu : Taman Nasional Baluran di Situbondo, Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, dan Taman Nasional Meru Betiri yang terletak di dua kabupaten, Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. TN Meru Betiri ini sudah lama ingin saya kunjungi, baru kali ini saya berkesempatan mengunjunginya. Untuk bagian …

Continue reading Yang Terabaikan : Taman Nasional Meru Betiri

Matahari Pertama di Tanjung Papuma

Pagi itu jam 5.30 matahari mulai muncul, kemunculannya membuka hari baru di Pantai Tanjung Papuma, Jember.

Waisak di Borobudur? Ya Begitu Dehh…

Cerita saya ini mungkin tidak banyak berarti dibandingkan dengan kekecewaan para umat Budha yang melakukan prosesi Waisak di Candi Borobudur. Tapi setidaknya ini menggambarkan apa yang saya rasakan dan saya alami. Ini tulisan serius. Serius deh. ********* Setiap tahun perayaan hari suci Waisak di Candi Borobudur menjadi salah satu acara yang ditunggu, baik oleh umat …

Continue reading Waisak di Borobudur? Ya Begitu Dehh…

Trusmi : Disini Batik, Disana Batik

Tak disangkal, batik merupakan salah satu karya khas Indonesia yang mendunia. Berbagai daerah di Indonesia menjadi sentra kerajinan batik, kerajinan batik lebih popular di Jawa. Dahulu, batik populer ditulis pada daun lontar, lalu beralih pada kain putih. Kalo ingin tahu banyak mengenai batik, mampir ke situs tetangga di http://www.ceritakain.com yah. Saya nggak akan membahas mendetail …

Continue reading Trusmi : Disini Batik, Disana Batik

Situ, Candi Cangkuang dan Kampung Adat Pulo

Suara derap kaki kuda yang berat terdengar sepanjang 1 km perjalanan dari Simpang Leles menuju ke Candi Cangkuang. Ukuran kudanya tidak terlalu besar untuk menarik beban 4 orang dalam 1 kereta kuda. Saya nggak setuju sebenarnya dengan praktek perdelmanan, alasannya cuma karena nggak berperikudaan, kasihan kudanya mas bro disuruh narik penumpang segitu banyak, belum lagi …

Continue reading Situ, Candi Cangkuang dan Kampung Adat Pulo